7. USAHA DAN KONSERVASI ENERGI

 

7. USAHA DAN KONSERVASI ENERGI

USAHA

Usaha dalam fisika merupakan sebuah konsep tentang bagaimana energi dan gaya diberikan untuk menggerakkan atau memindahkan suatu benda.

Secara matematis, usaha dapat dihitung sebagai hasil dari perkalian skalar antara gaya yang diberikan dengan perpindahan benda tersebut.

W = F . s


Sekarang mari kita masukkan konsep energi dalam kaitan antara energi dan usaha. Usaha merupakan energi yang dialirkan untuk menghasilkan perpindahan atau perubahan posisi benda. Terdapat dua jenis usaha, yaitu usaha positif dan usaha negatif.

Usaha positif terjadi ketika gaya dan perpindahan benda memiliki arah yang sama, sedangkan usaha negatif terjadi ketika gaya dan perpindahan benda memiliki arah yang berlawanan. Perlu dicatat bahwa usaha tidak selalu dilakukan pada bidang datar, tetapi juga dapat terjadi pada bidang miring.


Pada gambar di atas, terlihat bahwa untuk menggeser suatu benda sejauh s, diperlukan adanya gaya yang membentuk sudut θ terhadap perpindahan. Dalam hal ini, rumus yang digunakan untuk menghitung usaha pada bidang datar adalah sebagai berikut :

Meskipun berada pada bidang datar, gaya yang kita berikan tidak selalu sejajar dengan perpindahan. Dalam beberapa kasus, gaya akan membentuk sudut tertentu, seperti yang ditunjukkan pada gambar di atas. Oleh karena itu, rumus usaha dalam fisika di atas digunakan dalam kondisi tersebut.

 

Usaha pada Bidang Miring



Tidak hanya pada bidang datar, usaha juga dapat dilakukan pada bidang miring. Dalam kaitan antara energi dan usaha ini, salah satu contoh adalah saat melihat kurir memindahkan barang ke dalam truk menggunakan bantuan pesawat sederhana berupa bidang miring.

Apabila usaha dilakukan oleh benda yang berada di atas bidang miring, kita harus mampu menguraikan komponen-komponen gaya yang terlibat, sebagaimana ditunjukkan pada gambar diatas.

Rumus usaha dalam fisika yang digunakan pada bidang miring adalah sebagai berikut:

Konservasi Energi

Prinsip kekekalan energi menyatakan bahwa energi tidak dapat diciptakan maupun dimusnahkan. Energi dapat berubah dari satu jenis ke jenis lainnya. Seperti prinsip kekekalan massa, validitas kekekalan energi bergantung pada pengamatan eksperimental; dengan demikian, prinsip ini merupakan hukum empiris. Belum ada eksperimen yang melanggar prinsip kekekalan energi. Bentuk-bentuk energi yang umum meliputi termal, listrik, kimia, mekanik, kinetik, dan potensial. Dapat juga dinyatakan bahwa jumlah semua jenis energi adalah konstan.


k Ek = constant

di mana E menunjukkan energi dan subskrip k merujuk pada berbagai jenis energi.












Usaha pada Bidang Datar

Postingan populer dari blog ini

9. TERMOMETER DAN PERAMBATAN KALOR

REVIEW DAN RESENSI FILM SANG PENCERAH

6. HUKUM NEWTON