6. HUKUM NEWTON

 

6. HUKUM NEWTON

Hukum I Newton menjelaskan bahwa setiap benda yang diam akan tetap diam, dan setiap benda yang sedang bergerak akan terus bergerak, selama tidak ada resultan gaya yang diberikan atau bekerja pada benda tersebut.

Karena resultan gaya yang bekerja pada benda sama dengan nol, maka benda tersebut nggak memiliki percepatan, atau percepatannya nol. Oleh karena itu, secara matematis, Hukum I Newton bisa ditulis dengan persamaan sbb :


Maksud dari Hukum I Newton ini berkaitan dengan sifat kelembaman benda. Sifat kelembaman benda, atau yang biasa disebut inersia maksudnya adalah sifat suatu benda untuk mempertahankan kedudukannya.

Contoh penerapan Hukum I Newton, yaitu pada saat kita sedang naik bus yang bergerak dengan kecepatan tetap (konstan). Tubuh kita ada pada posisi duduk nyaman. Namun, ketika supir bus mengerem mendadak, maka, otomatis tubuh kita pada saat itu akan terdorong ke depan, hal ini terjadi karena pada awalnya, bus bergerak dengan kecepatan konstan atau percepatannya nol, dan tubuh kita sudah nyaman dengan keadaan tersebut. Namun, tiba-tiba bus mengerem atau memperlambat gerakannya secara mendadak, sehingga tubuh kita tidak siap dan terdorong ke depan karena mau mempertahankan geraknya ke depan.

 

Hukum II Newton berkaitan dengan keadaan benda yang bergerak, di mana massa benda dan gaya yang diberikan pada benda tersebut diperhitungkan.

Hukum ini juga menjelaskan bahwa ketika resultan gaya yang bekerja pada suatu benda tidak sama dengan nol, maka benda tersebut akan bergerak dengan suatu percepatan tertentu. Artinya, benda yang bergerak ini memiliki percepatan

Secara matematis, rumus Hukum II Newton dapat ditulis dengan persamaan berikut ini:



Contoh dari Hukum II Newton, misalnya ketika menarik sebuah mobil mainan maka mobil tersebut akan mulai bergerak. Semakin kuat menariknya akan semakin cepat mobil itu bergerak. 

Hal ini sesuai dengan pernyataan bahwa semakin besar gaya yang diberikan pada benda, maka percepatan benda juga semakin besar.

Tapi, ketika di atas mobil mainan itu diberi beban. Kira-kira apa yang terjadi? pasti akan terasa lebih berat saat menarik mobil mainan tersebut dan gerakannya juga akan lebih lambat. Nah, hal ini sesuai dengan pernyataan semakin besar massa benda, maka percepatan benda semakin kecil

 

Hukum III Newton berkaitan dengan gaya aksi dan reaksi. Maksudnya adalah setiap benda yang kita berikan gaya aksi, maka benda tersebut akan kembali memberikan gaya reaksi yang sama besar terhadap kita. Tapi inget, arahnya berlawanan.

Jadi, Hukum III Newton dapat ditulis dengan persamaan Faksi = -Freaksi.


Contoh dari Hukum III Newton ini adalah pada saat mendayung perahu. 

Coba perhatikan, sewaktu menggerakkan dayung ke arah belakang, perahu akan bergerak ke depan. Hal ini terjadi karena ada gaya aksi yang diberikan melalui dayung (mendayung adalah gaya aksi), sehingga perahu akan memberikan gaya reaksi yang sama besar tetapi arahnya berlawanan, yaitu dengan bergerak ke depan.











Postingan populer dari blog ini

9. TERMOMETER DAN PERAMBATAN KALOR

REVIEW DAN RESENSI FILM SANG PENCERAH