13. OPTIK

 

13.  OPTIK

Optik adalah cabang ilmu fisika yang mempelajari sifat cahaya dan cara cahaya berinteraksi dengan benda. Dalam optik, kita mempelajari tentang pembiasan, pemantulan, pembelokan, dan dispersi cahaya.

Jenis-Jenis Alat Optik dan Fungsinya

1.      Mata ; adalah salah satu alat optic alami. Konstruksi mata berbentuk menyerupai bola dengan permukaan luar melengkung. Pada bagian depan mata terdapat kornea (cornea) yang berfungsi untuk melindungi mata bagian dalam. Di belakang kornea terdapat cairan mata (aqueous humor) yang berfungsi untuk membiaskan cahaya. Pantulan cahaya dari benda yang masuk ke mata dibiaskan oleh cairan mata dan masuk melalui celah lingkaran yang disebut pupil, dan pupil ini dibentuk oleh iris yang dapat berkontaksi sesuai dengan intensitas cahaya yang masuk ke mata. Pada daerah yang terang, pupil akan mengecil, dan sebaliknya, pada daerah yang gelap, pupil akan membesar.

Pembiasan cahaya yang masuk ke mata diatur oleh lensa mata yang dapat berakomodasi. Daya akomodasi merupakan kemampuan lensa untuk dapat memipih atau menebal sesuai dengan jarak benda yang dilihat. Lensa mata akan berakomodasi bila melihat benda-benda yang dekat (dalam hal ini keadaan lensa mata menjadi cembung) dan lensa mata tidak berakomodasi ketika melihat benda-benda yang jauh (dalam hal ini keadaan lensa mata menjadi pipih). Kemampuan lensa mata untuk menebal dan memipih ini diatur oleh otot siliar (ciliary body).  Pada prinsipnya lensa mata berfungsi untuk memfokuskan cahaya menuju ke retina yang terhubung ke syaraf-syaraf optik (optic nerve) yang kemudian diubah menjadi sinyalsinyal yang diteruskan ke otak, sehingga kita memperoleh kesan melihat benda.

2.      Kacamata ; adalah alat optik yang digunakan untuk memperbaiki penglihatan. Mereka

membantu memfokuskan cahaya ke retina mata, sehingga orang dengan masalah penglihatan dapat melihat dengan jelas.

3.    Mikroskop ; adalah alat optik yang digunakan untuk melihat objek yang sangat kecil (mikro), seperti sel-sel atau bakteri. Pertama kali mikroskop dibuat oleh seorang ilmuwan Belanda, Antoni van Leeuwenhoek (1632 – 1723), yang terdiri dari gabungan dua buah lensa cembung.

Pada dasarnya sebuah mikroskop terdiri dari dua buah lensa lembung (bikonvek). Lensa cembung pertama terletak di dekat mata, dinamakan lensa okuler, dan lensa cembung kedua terletak di dekat benda, dinamakan lensa objektif. Ketika kita mengamati sebuah benda dengan menggunakan sebuah mikroskop, maka bayangan benda dihasilkan oleh lensa objektif di belakang lensa objektif. Kemudian bagi lensa okuler, bayangan ini menjadi benda, sehingga dihasilkan bayangan akhir oleh lensa okuler yang berukuran beberapa kali lebih

4.  Teleskop/ Teropong ; adalah alat optik yang digunakan untuk melihat objek yang letaknya jauh agar tampak lebih dekat dan jelas. Teleskop pertama kali ditemukan oleh Galileo Galilei (1564 – 1642).

Pada dasarnya ada dua jenis teleskop yaitu teleskop bias dan teleskop pantul. Hal ini didasarkan pada cara kerjanya yang berdasarkan prinsip pembiasan dan prinsip pemantulan. 

Teleskop bias ini bekerja berdasarkan prinsip pembiasan, sehingga teleskop jenis ini menggunakan sejumlah lensa. Seperti halnya mikroskop, teleskop bias menggunakan lensa objektif dan lensa okuler. Beberapa contoh teleskop bias diantaranya teleskop bintang atau teleskop astronomi, teleskop bumi, teleskop panggung, dan teleskop prisma atau teleskop binokuler.

Teleskop pantul, atau disebut juga teleskop Newtonian. Teleskop pantul ini bekerja berdasarkan prinsip pembiasan dan pemantulan, sehingga teleskop jenis ini menggunakan sejumlah lensa dan cermin. Teleskop pantul menggunakan cermin cekung sebagai objektif dan lensa cembung sebagai okuler.

5.    Kamera ; adalah alat optik yang digunakan untuk menangkap gambar dan merekam suatu objek benda. Ketika kita mengambil gembar sebuah benda dengan menggunakan kamera, cahaya yang dipantulkan oleh benda tersebut masuk ke lensa kamera. Banyaknya cahaya yang masuk ke dalam kamera diatur oleh diafragma (mirip dengan pupil pada mata), dan pengatur cahaya (shutter). Untuk menghasilkan kualitas gambar yang baik dan tajam, maka perlu diatur fokus lensanya.

Jenis-jenis kamera yang dikenal diantaranya kamera autofokus, kamera single-lens reflex (SLR), dan kamera digital.

Pada dasarnya kamera terdiri dari beberapa bagian, diantaranya: 

Lensa cembung (+), yang berfungsi untuk membiaskan cahaya sehingga terbentuk bayangan benda di 

  film. 

Film, yang berfungsi untuk menangkap bayangan. 

Diafragma, yaitu alat pengatur banyak sedikitnya cahaya yang boleh masuk. 

Penutup lensa.

Bayangan gambar yang dihasilkan pada kamera bersifat nyata, terbalik, dan diperkecil.

6.    Lup/ Kaca Pembesar ;  adalah alat optik yang digunakan untuk melihat objek yang kecil dengan lebih jelas (agar tampak lebih besar). Terdiri dari sebuah lensa cembung rangkap (bikonveks). Bayangan yang dibentuk oleh lup bersifat maya, tegak, dan diperbesar.








Postingan populer dari blog ini

9. TERMOMETER DAN PERAMBATAN KALOR

REVIEW DAN RESENSI FILM SANG PENCERAH

6. HUKUM NEWTON