11. LISTRIK STATIS

 

11.  LISTRIK STATIS


Pengertian listrik statis adalah ketidakseimbangan muatan listrik dalam atau pada permukaan benda.

Listrik statis juga bisa diartikan sebagai kumpulan muatan listrik berjumlah tertentu yang tidak mengalir atau tetap (statis). Listrik ini muncul karena benda yang beraliran listrik saling bertautan tanpa adanya sumber daya listrik.

Muatan listrik statis dihasilkan setiap kali dua permukaan bergabung dan dipisahkan, dan setidaknya salah satu permukaan memiliki resistensi tinggi terhadap arus (dan karenanya merupakan isolator).

Efek listrik statis sudah tidak asing lagi bagi kebanyakan orang, karena orang dapat merasakan, mendengar, dan bahkan melihat percikan api ketika kelebihan muatan dinetralkan ketika didekatkan dengan penghantar listrik yang besar (misalnya bumi).

 

Contoh Listrik Statis :

1. Petir

Petir terjadi karena perpindahan elektron. Saat langit dalam keadaan kelebihan elektron, petir muncul menuju daerah dengan elektron lebih sedikit.

Supaya kelebihan elektron segera ditransfer, petir akhirnya mencari objek yang paling dekat dengan awan. Inilah sebabnya mengapa petir sering menyambar benda-benda besar.

 

2. Saat Menyisir Rambut

Saat menyisir rambut, rambut tanpa sadar berdiri sesuai dengan gerakan sisir. Hal ini terjadi karena kekuatan interaksi antara sisir dan rambut.

 

3. Sebuah Penggaris Plastik Digosokkan pada Kain Wol

Penggaris dan kain sama-sama bermuatan netral. Namun, ketika digosokkan, elektron melompat dari kain ke penggaris.

 

4. Bulu Lengan dengan Layar TV yang Baru Dimatikan

Saat mendekatkan lengan ke layar TV yang baru saja dimatikan, akan muncul bulu-bulu di lengan. Hal ini disebabkan adanya arus listrik statis.

 

5. Dalam sistem saraf

Dalam tubuh manusia juga mengalir aliran listrik. Hal ini terlihat dari susunan saraf pusat yang mengatur segala aktivitas yang terjadi di dalam tubuh manusia. Sistem saraf pusat adalah sistem koordinasi tubuh yang terdiri dari jutaan sel saraf atau neuron.

Pada neuron atau neuron, merupakan struktur terkecil dalam sistem saraf, yang berfungsi untuk menyalurkan muatan listrik berupa ion dari dendrit ke akson.

Informasi penting disajikan secara kronologis

 

6. Listrik pada Hewan

Sifat listrik juga dapat ditemukan pada hewan tertentu. Contoh hewan dengan sifat listrik adalah belut listrik, pari listrik, dan hiu martil.

 

7. Penggunaan Listrik di Lingkungan

Dalam kehidupan sehari-hari, penggunaan listrik statis dapat terlihat, seperti penangkal petir, electrostatic precipitator untuk cat mobil, mesin fotokopi, printer laser dan masih banyak lagi.

 

Rumus Listrik Statis :

1. Gaya Coulomb

Gaya Coulomb adalah besarnya gaya listrik yang terjadi antara dua benda bermuatan listrik. Besaran aliran listrik yang berbeda (+-) akan menarik dan besaran aliran listrik yang sama (++/--) akan menolak.



Oleh karena itu, besaran gaya tarik menarik atau tolak menolak dapat dibuat sesuai dengan persamaan:



Keterangan :

F = gaya total (N)

k = koefisien Colulumb (9 x 109 N.m2/C2)

r = jarak antara muatan/ jarak dari muatan uji ke sumber muatan (m)

q1 dan q2 = muatan masing-masing partikel (C)

 

2. Medan listrik

Medan listrik adalah area di sekitar partikel bermuatan yang dikenai gaya listrik (gaya Coulomb).

Berikut rumusnya:


atau :



Keterangan :

E = kuat medan listrik (N/C)

F = gaya coulomb (N)

r = jarak antara muatan/ jarak dari muatan uji ke sumber muatan (m)

Q = muatan sumber (C)

q = muatan uji (C)

 

3. Energi Potensial dan Potensial Listrik

Energi potensial listrik adalah energi atau usaha yang dibutuhkan untuk memindahkan muatan listrik dari satu titik ke titik lain.

Potensial listrik adalah kerja/ usaha per satuan muatan yang diperlukan untuk memindahkan muatan dari satu titik ke titik lain.

Rumusnya adalah:

Energi Potensial Listrik :




Potensial Listrik :

Keterangan :

Ep = energi potensial listrik

V  = potensial listrik (volt)

Q  = muatan sumber (C)

K  = koefisien (9 x 109 Nm2 / C2)

R  = jarak ke sumber muatan (m) )















Postingan populer dari blog ini

9. TERMOMETER DAN PERAMBATAN KALOR

REVIEW DAN RESENSI FILM SANG PENCERAH

6. HUKUM NEWTON